Kemenkum Perkuat Pengawasan LMK dan Digitalisasi Sistem Royalti Lagu Nasional

Jakarta — Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan transparan...


Jakarta — Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan transparansi sistem pengelolaan royalti musik nasional. Kementerian Hukum tengah membangun sistem royalti yang transparan, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan di era digital, termasuk tata kelola lintas batas yang adil dan efisien.


“Kewajiban pemerintah adalah melindungi, makanya tugas kami adalah banyak mendengar untuk memperbaiki tata kelola ekosistem musik kita,” ujar Menteri Supratman dalam sambutannya dalam acara Audiensi Terbuka Menteri Hukum bersama Pelaku Industri Musik Tanah Air yang digelar di Graha Pengayoman, Jakarta, Jumat 31 Oktober 2025.


Langkah strategis tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Hukum Nomor 27 Tahun 2025 tentang Peraturan Pelaksanaan PP Nomor 56 Tahun 2021, yang mencabut aturan sebelumnya. Aturan tersebut memberikan pembaruan signifikan pada sistem pengelolaan royalti lagu dan/atau musik. Aturan baru ini memperluas jangkauan penggunaan komersial hingga lebih dari 20 jenis layanan analog dan digital, membatasi biaya operasional lembaga pengelola royalti maksimal 8%, serta memperkuat fungsi pengawasan melalui pembentukan Tim Pengawas LMKN/LMK di bawah Kementerian Hukum.


Menteri Supratman menjelaskan bahwa perubahan regulasi ini berangkat dari semangat untuk mewujudkan tata kelola musik yang berkeadilan dan berkelanjutan. Baginya pelindungan hak cipta bukan hanya tentang penghargaan terhadap karya, tetapi juga tentang kesejahteraan pelaku industri. 


Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum akan menyelesaikan digitalisasi penuh dalam sistem pencatatan, pelaporan, dan distribusi royalti melalui pengembangan Sistem Informasi Lagu dan Musik (SILM) serta Pusat Data Lagu dan Musik (PDLM). Kedua sistem ini akan memanfaatkan big data dan teknologi berbasis metadata untuk memastikan setiap karya terdaftar dan setiap hak royalti dapat dilacak secara transparan.


“Regulasi ini akan menjadi fondasi agar sistem distribusi royalti di Indonesia semakin terbuka dan berbasis data yang dapat diaudit. Mohon maaf LMK yang tidak bisa bertransformasi tidak bisa lanjut,” tambahnya.


“Tidak boleh ada satu rupiah pun yang dinikmati orang Kementerian Hukum dari royalti,” tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Supratman juga menyoroti inisiatif Indonesia di tingkat global, yaitu Proposal Indonesia dalam forum WIPO Standing Committee on Copyright and Related Rights (SCCR) ke-47 di Jenewa. Inisiasi tersebut berisi kerangka kerja global untuk pengelolaan royalti lintas negara. 


“Kami mohon dukungan untuk inisiasi ini sukses di luar negeri.  Kita boleh diskusi bagaimana cara menata royalti, tetapi jangan sampai kita gontok-gontokan di dalam negeri tentangan hal ini,” jelasnya.


Pemerintah, lanjutnya, juga tengah mendorong penyusunan pedoman tarif royalti bagi UMKM serta mekanisme distribusi royalti unclaim untuk memastikan seluruh pihak mendapatkan manfaat ekonomi yang layak dari karya cipta. Menurutnya, tidak boleh ada satu pun pencipta yang karyanya dimanfaatkan tanpa penghargaan yang semestinya. Setiap lagu memiliki nilai, dan setiap nilai harus dilindungi. Pemerintah juga tengah menyusun revisi undang-undang hak cipta yang diinisiasi Dewan Perwakilan Rakyat. 


Melalui audiensi ini, Kementerian Hukum mengajak seluruh pelaku industri musik untuk aktif berkolaborasi dalam mewujudkan ekosistem musik yang sehat dan berintegritas. Pelindungan hak cipta bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. 


“Kuncinya adalah justice and fairness sehingga kita dapat memastikan keberlanjutan industri musik Indonesia,” tutup Supratman. (*)

Nama

Abepura,1,Aceh,24,Aceh Barat,2,Aceh Barat Daya,1,Aceh Besar,3,Aceh Jaya,4,Aceh Tamiang,3,Alor,4,Ambarawa,1,Ambon,15,Artikel,25,Badung,3,Balangan,2,Bali,138,Balikpapan,4,Balitata,1,Banda Aceh,7,Bandar Lampung,3,Bandung,5,Bangkalan,1,Bangli,4,Banjarbaru,1,Banjarbaru Kalsel,1,Banjarmasin,5,Banjarnegara,1,Banten,5,Bantul,1,Banyuasin,3,Banyumas,1,Banyuwangi,1,Barabai,55,Barito Utara,1,Barito Utara Kalteng,1,Batam,3,Batang,1,Bekasi,7,Belawan,1,Belu,10,Bengkayang,8,Bengkayang Kalbar,1,Berita,855,Bima,5,Bisnis,3,Blitar,40,Blora,1,Bolmong,1,Bondowoso,2,Boyolali,2,Budaya,5,Buleleng,1,Bulungan,2,Cepu,2,Ciamis,1,Cianjur,1,Cikarang,2,Cilacap,34,Cirebon,1,Dabo Singkep,1,Daerah,46,Dairi,1,Dairi Sumut,1,Dapur,1,Denpasar,74,Depok,2,DIY,127,Dompu,1,Dumai,1,Dunia,1,Ekonomi,3,Fakfak,1,Gane Barat,1,Gane Dalam,2,Garut,2,Gianyar,5,Gresik,1,Grobogan,3,Halmahera Selatan,7,Hukum,39,Indragiri Hulu,1,Info,26,Iptek,3,Islami,1,Jabar,18,Jakarta,34,Jambi,1,Jateng,110,Jatim,412,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,15,Jember,6,Jembrana,4,Jepara,7,Jogja,1,Jogjakarta,3,Jombang,5,Kalbar,73,Kalianda,1,Kalimantan,21,Kalsel,140,Kaltara,6,Kalteng,12,Kaltim,3,Kamtibmas,3,Kandangan,2,Kao,1,Kapuas,7,Kapuas Hulu,5,Kapuas Hulu Kalbar,1,Karangasem,3,Kasus,3,Kediri,7,Kelimpungan,1,Kendal,1,Kendari,1,Kepri,4,Kesehatan,25,Ketapang,5,Ketapang Kalbar,1,Klaten,38,Klungkung,4,Kobar,1,Kodam Mulawarman,2,Kodam Tanjungpura,1,Kodam V Brawijaya,12,Kodim 0819 Pasuruan,6,Kodim 0821 Lumajang,13,Kodim 1002 Barabai,1,Kodim Pangkalan Bun,1,Kolaka Sultra,1,Korem 082,1,Korem 083 Bhaladika Jaya,11,Korem 101 Antasari,1,Korupsi,3,Kota Baru,2,Kota Pasuruan,32,Kota Waringin Barat,2,Kota Waringin Timur,1,Kotabaru,3,Kotabaru Kalsel,1,Kotawaringin Barat,1,Kotawaringin Barat Kalteng,1,Kriminal,59,Kubu Raya,7,Kubu Raya Kalbar,1,Kulonprogo,133,Kupang,7,Labuha,1,Lamongan,8,Lampung,16,Lampung Selatan,2,Lampung Tengah,1,Lampung Utara,2,Langkat,1,Lanny Jaya,2,Lingga,1,Lombok,6,Lombok Barat,4,Lombok Tengah,2,Lombok Timur,6,Lombok Utara,1,Lubuklinggau,1,Lumajang,86,Madiun,5,Madura,3,Magelang,4,Magetan,2,Majene,1,Makasar,3,Malaka,1,Malang,29,Malinau,2,Maluku,30,Maluku Tengah,7,Maluku Tengah Maluku,2,Maluku Tenggara,1,Maluku Tenggara Maluku,1,Maluku Utara,13,Mamuju,4,Mamuju Sulbar,1,Manado,3,Manggarai,1,Manggarai Barat,3,Manokwari,2,Mataram,11,Medan,6,Melawi,1,Merauke,4,Metro,1,Meulaboh,1,Militer,18,Minahasa,2,Misteri,4,Mitos,1,Mojokerto,13,Morowali,1,Muara Enim,2,Nagan Raya,1,Narkoba,1,Nasional,49,News,396,Nganjuk,2,Ngawi,13,Nias,1,NTB,35,NTT,36,Nunukan,2,Opini,3,Pacitan,1,Padalarang,1,Palangkaraya,11,Palembang,8,Palu,2,Palu Sulteng,1,Pamekasan,1,Pandeglang,2,Pangkalan Bun,1,Papua,21,Papua Barat,1,Paringin,1,Paringin Kalsel,1,Pariwisata,8,Pasuruan,123,Pati,8,Pekalongan,1,Pekanbaru,1,Pelalawan,1,Pemalang,2,Pemerintahan Kota Pasuruan,1,Pendidikan,1,Peristiwa,14,Pesawaran,4,Pidie,2,Pinrang,1,Polda Bali,1,Politik,15,Pontianak,8,Probolinggo,7,Pulau Buru,1,Purbalingga,2,Purwakarta,1,Purwodadi,1,Purwokerto,1,Ragam,2,Religi,5,Rembang,1,Rengat,1,Riau,5,Rote Ndao,1,Saketa,1,Salatiga,1,Samarinda,2,Sambas,9,Sambas Kalbar,1,Sampang,3,Sanggau,12,Sanggau Kalbar,2,SBB,1,Sejarah,22,Semarang,1,SEO,2,Seram Bagian Barat,2,Serang,2,Sidoarjo,1,Singaraja,3,Singkawang,5,Singkawang Kalbar,1,Sintang,13,Sintang Kalbar,2,Situbondo,3,Sleman,1,Solo,12,Sorong,2,Sosial,44,Sragen,1,Subang,1,Sukabumi,1,Sukoharjo,3,Suku Indonesia,1,Sulawesi,8,Sulawesi Utara,1,Sulbar,4,Sulsel,6,Sulteng,4,Sultra,2,Sulut,6,Sumatra,12,Sumbawa,8,Sumbawa Barat,1,Sumenep,1,Sumsel,13,Sumut,6,Surabaya,34,Surakarta,18,Tabanan,10,Tahukah Anda,14,Takengon,1,Tanah Lot,2,Tangerang,1,Tanggamus,4,Tanggamus Lampung,1,Tanjung Selor,1,Tapaktuan,1,Tasikmalaya,1,Tegal,1,Temanggung,5,Terkini,468,Ternate,2,Tidore,1,Timor Tengah Utara,2,Tips,15,Tips Sehat,21,TMMD 105,1,TNI Polri,10,Tokoh,1,Toli-toli,1,Tolitoli,1,Tolitoli Sulteng,1,Trenggalek,17,TTU,5,Tual,1,Tuban,1,Tulungagung,1,Ungaran,1,Wisata,11,
ltr
item
Siaran Publik: Kemenkum Perkuat Pengawasan LMK dan Digitalisasi Sistem Royalti Lagu Nasional
Kemenkum Perkuat Pengawasan LMK dan Digitalisasi Sistem Royalti Lagu Nasional
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4ZFSMe2dFKkkJxrL-PHbNC3MpNWT5HPoUu8veDYSZiMVbGSk9wqPuy6q4EHsLfbhTuepRp4ejacvY9r8-sZiLnx3d0Zczr125kIiE_Zrl64b7OHODtE5bF3zV-kCcSTMMAQ1u-7KAJZOHDYfmn3gRBgHIQ1Wjgn22t8GyxUfLOqL_qmdOzlo3TpLIDV0/w640-h426/1000884531.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4ZFSMe2dFKkkJxrL-PHbNC3MpNWT5HPoUu8veDYSZiMVbGSk9wqPuy6q4EHsLfbhTuepRp4ejacvY9r8-sZiLnx3d0Zczr125kIiE_Zrl64b7OHODtE5bF3zV-kCcSTMMAQ1u-7KAJZOHDYfmn3gRBgHIQ1Wjgn22t8GyxUfLOqL_qmdOzlo3TpLIDV0/s72-w640-c-h426/1000884531.jpg
Siaran Publik
https://siaranpublik.blogspot.com/2025/11/kemenkum-perkuat-pengawasan-lmk-dan.html
https://siaranpublik.blogspot.com/
https://siaranpublik.blogspot.com/
https://siaranpublik.blogspot.com/2025/11/kemenkum-perkuat-pengawasan-lmk-dan.html
true
3623902014169286941
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy