Biografi Charles Darwin

Charles Darwin lahir dengan nama lengkap Charles Robert Darwin pada tanggal 12 Februari 1809 di Inggris. Ayahnya bernama Robert Darwin dan ...


Charles Darwin lahir dengan nama lengkap Charles Robert Darwin pada tanggal 12 Februari 1809 di Inggris. Ayahnya bernama Robert Darwin dan ibunya bernama Susannah Darwin.

Pada masa mudanya Charles Darwin pindah ke Cambridge belajar unsur administrasi perkantoran. Walau begitu, berburu dan naik kuda di Cambridge jauh lebih digemarinya ketimbang belajar ilmu itu.

Dan walaupun begitu, dia toh masih bisa memikat perhatian salah satu mahagurunya yang mendorongnya supaya ikut dalam pelayaran penyelidikan di atas kapal H.M.S. Beagle sebagai seorang naturalis.


Mula-mula ayahnya keberatan dengan penunjukan ini. Pikirnya, perjalanan macam itu hanyalah dalih saja buat Darwin yang enggan dengan pekerjaan serius.

Untungnya, belakangan sang ayah bisa dibujuk dan merestui perjalanan itu yang akhirnya ternyata merupakan perjalanan yang paling berharga dalam sejarah ilmu pengetahuan Eropa.

Charles Darwin mulai berangkat berlayar di atas kapal Beagle tahun 1831. Waktu itu umurnya baru dua puluh dua tahun. Dalam masa pelayaran lima tahun, kapal Beagle mengarungi dunia, menyelusuri pantai Amerika Selatan dalam kecepatan yang mengasyikkan, menyelidiki kepulauan Galapagos yang sunyi terpencil, mengambah pulau-pulau di Pacifik, di Samudera Indonesia dan di selatan Samudera Atlantik.

Dalam perkelanaan itu, Darwin menyaksikan banyak keajaiban-keajaiban alam, mengunjungi suku-suku primitif, menemukan jumlah besar fosil-fosil, meneliti pelbagai macam tetumbuhan dan jenis binatang. Lebih jauh dari itu, dia membuat banyak catatan tentang apa saja yang lewat di depan matanya.

Catatan-catatan ini merupakan bahan dasar bagi hampir seluruh karyanya di kemudian hari. Dari catatan-catatan inilah berasal ide-ide pokoknya, dan kejadian-kejadian serta pengalamannya jadi penunjang teori-teorinya.

Perjalanan dengan Kapal Beagle
Survei Beagle berlangsung lima tahun. Darwin menghabiskan dua pertiga dari waktunya ini untuk menjelajani daratan. Ia menyelidiki beraneka ragam penampilan geologis, fosil dan organisme hidup, dan menjumpai beraneka ragam manusia, baik masyarakat pribumi maupun kolonial.

Secara metodik ia mengumpulkan sejumlah besar spesimen, banyak di antaranya baru bagi ilmu pengetahuan. Hal ini mengukuhkan reputasinya sebagai seorang naturalis dan menjadikannya salah seorang perintis dalam bidang ekologi, khususnya pemahaman tentang biokoenosis.

Catatan-catatan terincinya yang panjang lebar memperlihatkan karunianya untuk membangun teori dan membentuk dasar bagi pekerjaannya di kemudian hari, serta memberikan pemahaman antropologis sosial, politik yang mendalam tentang daerah-daerah yang dikunjunginya.

Dalam pelayaran itu, Darwin membaca buku Charles Lyell, Principles of Geology (Prinsip-prinsip Geologi), yang menjelaskan penampilan geologis sebagai akibat dari proses bertahap selama berbagai periode yang panjang, dan menulis surat kepada keluarganya bahwa ia menyaksikan bentuk-bentuk tanah “seolah-olah ia mempunyai mata Lyell”: ia melihat dataran-dataran dari lapisan tipis (shingle) yang terjal dan kerang-kerang di Patagonia sebagai pantai-pantai yang menaik.

Biodata Charles Darwin
Nama Lengkap : Charles Robert Darwin
Dikenal : Charles Darwin
Lahir : Shrewsbury, Inggris, 12 Februari 1809
Meninggal : Inggris, 19 April 1882
Orang Tua : Robert Darwin (Ayah), Susannah Darwin (Ibu)
Istri : Emma Darwin
Anak : Anne Darwin, George Darwin, Francis Darwin, William Erasmus Darwin, Henrietta Emma Litchfield, Horace Darwin, Charles Waring, Mary Eleanor Darwin, Elizabeth Darwin.

Tiba di Kepulauan Galapagos
Di Kepulauan Galápagos Darwin menemukan bahwa mockingbird berbeda dari satu pulau ke pulau lainnya, dan ketika kembali ke Britania kepadnya diperlihatkan bahwa kura-kura Galápagos tortoise dan burung-burung finch juga berbeda-beda spesiesnya tergantung pada masing-masing pulau yang mereka huni.

Binatang berkantung Australia kanguru tikus dan platipus adalah binatang-binatang yang sangat aneh sehingga ia berpikir “Orang yang tidak percaya … mungkin akan berkata ‘Pastilah dua Pencipta yang berbeda telah bekerja’.”

Ia dibingungkan oleh apa yang dilihatnya, dan ssementara dalam edisi pertama dari The Voyage of the Beagle (Pelayaran di Beagle) ia menjelaskan distribusi spesies berdasarkan gagasan Charles Lyell tentang “pusat-pusat ciptaan”, dalam edisi-edisi yang belakangan dari Jurnal ini, ia mulai membayangkan penggunaan fauna Kepulauan Galápagos sebagai bukti untuk evolusi.

Tiga orang misionaris pribumi dikembalikan oleh Beagle ke Tierra del Fuego. Mereka telah diberadabkan di Inggris selama dua tahun, namun sanak keluarga mereka di mata Darwin tampak “liar”, sedikit di atas binatang.

Dalam waktu setahun, para misionaris itu telah kembali ke kehidupan mereka yang keras dan primitif, namun mereka lebih menyukainya dan tidak ingin kembali ke dunia yang beradab. Pengalaman dan penolakan Darwin terhadap perbudakan dan berbagai perlakuan yang tidak manusiawi lainnya yang dilihatnya di tempat-tempat lain.

Seperti misalnya perlakuan buruk terhadap kaum pribumi oleh para kolonis Inggris di Tasmania meyakinkannya bahwa tidak ada pembenaran moral apapun untuk memperlakukan orang lain dengan buruk berdasarkan konsep ras.

Kini ia berpendapat bahwa umat manusia tidaklah terlalu jauh dari binatang, berbeda dengan apa yang diyakini oleh teman-temannya kaum agamawan.

Sementara di kapal, Darwin mengalami mabuk laut. Pada Oktober 1833 ia mendapat demam di Argentina, dan pada Juli 1834, ketika kembali dari pegunungan Andes ke Valparaíso, ia jatuh sakit dan terpaksa tinggal di tempat tidur selama sebulan.

Sejak 1837 Darwin berulang-ulang menderita sakit perut, muntah-muntah, bisul yang parah, jantung berdebar-debar, gemetaran dan berbagai gejala lainnya.

Semua gejala ini khususnya mempengaruhinya pada saat-saat ia merasa tertekan, seperti misalnya ketika menghadiri pertemuan-pertemuan atau berhadapan dengan pertikaian mengenai teorinya. Penyebab penyakit Darwin tidak diketahui pada masa hidupnya, dan berbagai upaya untuk merawatnya tidak banyak berhasil.

Spekulasi baru-baru ini menyebutkan bahwa di Amerika Selatan ia terkena penyakit Chagas karena gigitan serangga, yang menyebabkan berbagai masalah belakangan. Penyebab lainnya yang mungkin antara lain adalah masalah-masalah psiko-biologis dan penyakit Ménière.





Nama

Abepura,1,Aceh,24,Aceh Barat,2,Aceh Barat Daya,1,Aceh Besar,3,Aceh Jaya,4,Aceh Tamiang,3,Alor,4,Ambarawa,1,Ambon,15,Artikel,25,Badung,3,Balangan,2,Bali,138,Balikpapan,4,Balitata,1,Banda Aceh,7,Bandar Lampung,3,Bandung,5,Bangkalan,1,Bangli,4,Banjarbaru,1,Banjarbaru Kalsel,1,Banjarmasin,5,Banjarnegara,1,Banten,5,Bantul,1,Banyuasin,3,Banyumas,1,Banyuwangi,1,Barabai,55,Barito Utara,1,Barito Utara Kalteng,1,Batam,3,Batang,1,Bekasi,7,Belawan,1,Belu,10,Bengkayang,8,Bengkayang Kalbar,1,Berita,855,Bima,5,Bisnis,3,Blitar,40,Blora,1,Bolmong,1,Bondowoso,2,Boyolali,2,Budaya,5,Buleleng,1,Bulungan,2,Cepu,2,Ciamis,1,Cianjur,1,Cikarang,2,Cilacap,34,Cirebon,1,Dabo Singkep,1,Daerah,46,Dairi,1,Dairi Sumut,1,Dapur,1,Denpasar,74,Depok,2,DIY,127,Dompu,1,Dumai,1,Dunia,1,Ekonomi,3,Fakfak,1,Gane Barat,1,Gane Dalam,2,Garut,2,Gianyar,5,Gresik,1,Grobogan,3,Halmahera Selatan,7,Hukum,39,Indragiri Hulu,1,Info,26,Iptek,3,Islami,1,Jabar,18,Jakarta,34,Jambi,1,Jateng,110,Jatim,412,Jawa Tengah,3,Jawa Timur,15,Jember,6,Jembrana,4,Jepara,7,Jogja,1,Jogjakarta,3,Jombang,5,Kalbar,73,Kalianda,1,Kalimantan,21,Kalsel,140,Kaltara,6,Kalteng,12,Kaltim,3,Kamtibmas,3,Kandangan,2,Kao,1,Kapuas,7,Kapuas Hulu,5,Kapuas Hulu Kalbar,1,Karangasem,3,Kasus,3,Kediri,7,Kelimpungan,1,Kendal,1,Kendari,1,Kepri,4,Kesehatan,25,Ketapang,5,Ketapang Kalbar,1,Klaten,38,Klungkung,4,Kobar,1,Kodam Mulawarman,2,Kodam Tanjungpura,1,Kodam V Brawijaya,12,Kodim 0819 Pasuruan,6,Kodim 0821 Lumajang,13,Kodim 1002 Barabai,1,Kodim Pangkalan Bun,1,Kolaka Sultra,1,Korem 082,1,Korem 083 Bhaladika Jaya,11,Korem 101 Antasari,1,Korupsi,3,Kota Baru,2,Kota Pasuruan,32,Kota Waringin Barat,2,Kota Waringin Timur,1,Kotabaru,3,Kotabaru Kalsel,1,Kotawaringin Barat,1,Kotawaringin Barat Kalteng,1,Kriminal,59,Kubu Raya,7,Kubu Raya Kalbar,1,Kulonprogo,133,Kupang,7,Labuha,1,Lamongan,8,Lampung,16,Lampung Selatan,2,Lampung Tengah,1,Lampung Utara,2,Langkat,1,Lanny Jaya,2,Lingga,1,Lombok,6,Lombok Barat,4,Lombok Tengah,2,Lombok Timur,6,Lombok Utara,1,Lubuklinggau,1,Lumajang,86,Madiun,5,Madura,3,Magelang,4,Magetan,2,Majene,1,Makasar,3,Malaka,1,Malang,29,Malinau,2,Maluku,30,Maluku Tengah,7,Maluku Tengah Maluku,2,Maluku Tenggara,1,Maluku Tenggara Maluku,1,Maluku Utara,13,Mamuju,4,Mamuju Sulbar,1,Manado,3,Manggarai,1,Manggarai Barat,3,Manokwari,2,Mataram,11,Medan,6,Melawi,1,Merauke,4,Metro,1,Meulaboh,1,Militer,18,Minahasa,2,Misteri,4,Mitos,1,Mojokerto,13,Morowali,1,Muara Enim,2,Nagan Raya,1,Narkoba,1,Nasional,49,News,396,Nganjuk,2,Ngawi,13,Nias,1,NTB,35,NTT,36,Nunukan,2,Opini,3,Pacitan,1,Padalarang,1,Palangkaraya,11,Palembang,8,Palu,2,Palu Sulteng,1,Pamekasan,1,Pandeglang,2,Pangkalan Bun,1,Papua,21,Papua Barat,1,Paringin,1,Paringin Kalsel,1,Pariwisata,8,Pasuruan,123,Pati,8,Pekalongan,1,Pekanbaru,1,Pelalawan,1,Pemalang,2,Pemerintahan Kota Pasuruan,1,Pendidikan,1,Peristiwa,14,Pesawaran,4,Pidie,2,Pinrang,1,Polda Bali,1,Politik,15,Pontianak,8,Probolinggo,7,Pulau Buru,1,Purbalingga,2,Purwakarta,1,Purwodadi,1,Purwokerto,1,Ragam,2,Religi,5,Rembang,1,Rengat,1,Riau,5,Rote Ndao,1,Saketa,1,Salatiga,1,Samarinda,2,Sambas,9,Sambas Kalbar,1,Sampang,3,Sanggau,12,Sanggau Kalbar,2,SBB,1,Sejarah,22,Semarang,1,SEO,2,Seram Bagian Barat,2,Serang,2,Sidoarjo,1,Singaraja,3,Singkawang,5,Singkawang Kalbar,1,Sintang,13,Sintang Kalbar,2,Situbondo,3,Sleman,1,Solo,12,Sorong,2,Sosial,44,Sragen,1,Subang,1,Sukabumi,1,Sukoharjo,3,Suku Indonesia,1,Sulawesi,8,Sulawesi Utara,1,Sulbar,4,Sulsel,6,Sulteng,4,Sultra,2,Sulut,6,Sumatra,12,Sumbawa,8,Sumbawa Barat,1,Sumenep,1,Sumsel,13,Sumut,6,Surabaya,34,Surakarta,18,Tabanan,10,Tahukah Anda,14,Takengon,1,Tanah Lot,2,Tangerang,1,Tanggamus,4,Tanggamus Lampung,1,Tanjung Selor,1,Tapaktuan,1,Tasikmalaya,1,Tegal,1,Temanggung,5,Terkini,468,Ternate,2,Tidore,1,Timor Tengah Utara,2,Tips,15,Tips Sehat,21,TMMD 105,1,TNI Polri,10,Tokoh,1,Toli-toli,1,Tolitoli,1,Tolitoli Sulteng,1,Trenggalek,17,TTU,5,Tual,1,Tuban,1,Tulungagung,1,Ungaran,1,Wisata,11,
ltr
item
Siaran Publik: Biografi Charles Darwin
Biografi Charles Darwin
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUEmXbkDkezkVy1hFmlu0wji3lyEASIwHpVvXzBssv86upXVGVAVdUzIDttRK_JRBlU2tYQgg_S9l15D-jLJ0QDE7PnlNLUCFIrGt9oVpN9NQz2JDeds8jefjbbJV604EwJQFYVdIlgtbc/s640/darwin_microscope.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUEmXbkDkezkVy1hFmlu0wji3lyEASIwHpVvXzBssv86upXVGVAVdUzIDttRK_JRBlU2tYQgg_S9l15D-jLJ0QDE7PnlNLUCFIrGt9oVpN9NQz2JDeds8jefjbbJV604EwJQFYVdIlgtbc/s72-c/darwin_microscope.jpg
Siaran Publik
https://siaranpublik.blogspot.com/2020/01/biografi-charles-darwin.html
https://siaranpublik.blogspot.com/
https://siaranpublik.blogspot.com/
https://siaranpublik.blogspot.com/2020/01/biografi-charles-darwin.html
true
3623902014169286941
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy